Routing Static
Perangkat
- 1 Router MikroTik utama
- 1 Router MikroTik distribusi
- 1 Router Cisco distribusi
- 2 Switch Cisco
- Beberapa PC/VPC
- 1 Cloud/Internet
Ketentuan
- Router utama R1 MikroTik terhubung ke Cloud/Internet menggunakan DHCP Client.
- R1 terhubung ke:
- R2 MikroTik melalui network
10.10.10.0/30 - R3 Cisco melalui network
10.10.10.4/30
- R2 MikroTik melalui network
- SW1 menggunakan koneksi trunk ke R2 dan membawa:
- VLAN 10
- VLAN 20
- SW2 menggunakan koneksi trunk ke R3 dan membawa:
- VLAN 30
- VLAN 40
- Client pada:
- VLAN 10 mendapat IP dari DHCP Server di R2
- VLAN 20 menggunakan IP statik
- VLAN 30 mendapat IP dari DHCP Server di R3
- VLAN 40 menggunakan IP statik
- Routing antar jaringan hanya menggunakan static routing.
- Seluruh client harus dapat:
- komunikasi antar VLAN sesuai routing
- mencapai router utama
- mencapai cloud/internet
Detail IP Plan
Link antar-router
- R1 ↔ R2 :
10.10.10.0/30- R1 =
10.10.10.1/30 - R2 =
10.10.10.2/30
- R1 =
- R1 ↔ R3 :
10.10.10.4/30- R1 =
10.10.10.5/30 - R3 =
10.10.10.6/30
- R1 =
Segmen VLAN di sisi R2 MikroTik
- VLAN 10 :
192.168.10.0/24- Gateway:
192.168.10.1 - Mode client: DHCP
- Gateway:
- VLAN 20 :
192.168.20.0/24- Gateway:
192.168.20.1 - Client statik:
192.168.20.10/24192.168.20.11/24
- Gateway:
Segmen VLAN di sisi R3 Cisco
- VLAN 30 :
192.168.30.0/24- Gateway:
192.168.30.1 - Mode client: DHCP
- Gateway:
- VLAN 40 :
192.168.40.0/24- Gateway:
192.168.40.1 - Client statik:
192.168.40.10/24192.168.40.11/24
- Gateway:
DHCP scope yang dimaksud dalam soal
DHCP VLAN 10
- Network:
192.168.10.0/24 - Gateway:
192.168.10.1 - DNS: bebas, misalnya
8.8.8.8 - Pool contoh:
192.168.10.100 - 192.168.10.150
DHCP VLAN 30
- Network:
192.168.30.0/24 - Gateway:
192.168.30.1 - DNS: bebas, misalnya
8.8.8.8 - Pool contoh:
192.168.30.100 - 192.168.30.150
Hasil akhir yang diharapkan
- PC VLAN 10 bisa ping gateway
192.168.10.1 - PC VLAN 20 bisa ping gateway
192.168.20.1 - PC VLAN 30 bisa ping gateway
192.168.30.1 - PC VLAN 40 bisa ping gateway
192.168.40.1 - Antar VLAN bisa saling ping melalui routing statik
- Semua VLAN bisa ping ke arah router utama
- Semua VLAN bisa akses cloud/internet melalui R1